Direktorat Inovasi Usaha Gelar Monev Internal Program Sinergi Hilirisasi Riset Secara Daring


Direktorat Inovasi Usaha menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Sinergi Hilirisasi Riset pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh para peneliti pelaksana program, reviewer internal, serta perwakilan unit pendukung inovasi di lingkungan universitas. Pelaksanaan Monev ini menjadi agenda rutin Direktorat Inovasi Usaha untuk memastikan setiap program hilirisasi riset berjalan sesuai target, indikator kinerja, dan standar kualitas yang ditetapkan.
Dalam pembukaan kegiatan, Direktur Inovasi Usaha menegaskan bahwa hilirisasi riset merupakan prioritas strategis universitas dalam mendorong lahirnya inovasi yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat maupun sektor industri. Komitmen universitas, menurutnya, harus diiringi dengan penguatan tata kelola program, kolaborasi yang solid antarunit, serta evaluasi berkala agar setiap potensi inovasi dapat berkembang secara optimal. Ia juga mengapresiasi seluruh peneliti yang terus berupaya menghadirkan produk riset yang relevan, aplikatif, dan berdaya saing.
Sesi utama kegiatan menghadirkan pemaparan progress dari masing-masing tim peneliti. Mereka melaporkan perkembangan pelaksanaan program, termasuk tahapan riset yang telah dicapai, hasil uji awal produk, kemajuan proof of concept, hingga kesiapan menuju langkah komersialisasi. Selain itu, peneliti juga memaparkan tantangan yang dihadapi, rencana tindak lanjut, serta kebutuhan dukungan tambahan untuk memperkuat proses hilirisasi. Setiap laporan kemudian ditanggapi oleh reviewer internal dengan masukan konstruktif, mulai dari aspek teknis riset, manajemen implementasi, potensi kemitraan industri, hingga manajemen risiko program.
Diskusi antara peneliti dan reviewer berlangsung interaktif, menunjukkan tingginya antusiasme semua pihak dalam mendorong keberhasilan hilirisasi riset yang sedang dijalankan. Reviewer menekankan pentingnya penyelarasan antara capaian program dengan indikator kinerja utama universitas, serta perlunya strategi komunikasi yang efektif agar hasil riset dapat lebih dikenal, dimanfaatkan, dan diadopsi oleh pengguna potensial. Selain itu, aspek akuntabilitas pelaporan, ketepatan penggunaan anggaran, dan dokumentasi aktivitas menjadi perhatian penting dalam proses evaluasi.
Kegiatan Monev internal ini tidak hanya bertujuan menilai kinerja, tetapi juga menjadi forum penguatan sinergi antara peneliti, pengelola program, dan unit pendukung inovasi. Melalui forum ini, berbagai rekomendasi strategis disampaikan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas program ke depan, termasuk penguatan jejaring kemitraan, penyempurnaan roadmap hilirisasi, serta peningkatan kapasitas tim dalam pengembangan produk berbasis riset.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian rangkuman evaluasi dan rekomendasi dari tim reviewer. Direktorat Inovasi Usaha berharap hasil Monev ini dapat menjadi acuan penting bagi seluruh pelaksana program dalam merumuskan strategi lanjutan, sehingga proses hilirisasi dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata. Secara keseluruhan, kegiatan Monev internal Program Sinergi Hilirisasi Riset berjalan lancar, menghasilkan berbagai catatan positif, dan menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan universitas.