METODE PEMBUATAN SELULOSA DARI LIMBAH AMPAS TEBU DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH ZAT WARNA
Sesuai invensi ini disediakan suatu metode untuk membuat produk selulosa dari limbah ampas tebu, yang ditandai dengan tahapan pengeringan ampas tebu, penyerbukkan dan pengayakan. Selanjutnya pretreatment dengan mencampurkan larutan NaOH 2,7% m/v, larutan CH₃COOH 7,9% v/v, dan larutan NaOCl 4% v/v, kemudian dipanaskan pada suhu 70°C sambil diaduk selama 4 jam. Endapan yang terbentuk dipisahkan dari suspensi melalui proses sentrifugasi, dicuci dengan akuades hingga pH netral. Endapan netral selanjutnya direndam dalam larutan NaOH 17,5% b/v pada suhu 80°C selama 1 jam dengan pengadukan, lalu kembali dipisahkan dari suspensi melalui sentrifugasi. Endapan yang diperoleh kemudian direndam dalam larutan NaOCl 5% v/v pada suhu 60°C selama 1 jam sambil diaduk, setelah itu dilakukan pemisahan dengan sentrifugasi pada 3000 rpm selama 20 menit. Endapan terakhir yang diperoleh, yaitu selulosa, dicuci kembali menggunakan akuades hingga pH netral. Selulosa memiliki gugus fungsi hidroksil (-OH) bermuatan negatif dan kristalin yang menyebabkan terjadinya ikatan elektrostatik ketika berinteraksi dengan zat warna yang mengandung gugus fungsi bersifat basa/bermuatan positif/zat warna kationik seperti Methylene Blue. Selulosa dari limbah ampas tebu menunjukkan kemampuan adsorpsi unggl pada limbah cair zat warna kationik atau zat warna yang bersifat basa.
