Aguna Baksya dalam bahasa Sansekerta diartikan sebagai “kreatifitas yang bermanfaat”. Karya tari ini menceritakan seorang anak yang memiliki ide kreatif untuk mengembangkan pengetahuannya. Dalam karya ini egrang bambu yang dijadikan properti dikreasikan menjadi bentuk lainnya. Sama halnya dengan bambu yang memiliki berbagai manfaat. Karya tari ini berpijak pada gerak Tari Lengger Banyumasan seperti keweran, geol, sindhet banyumas dan gerak Ebeg Banyumasan seperti gerak baladewa.
Pencipta/Pendesain/Inventor:
Andar Okta Filia Anisa Dr. Dra. Ninyoman Seriati, M.Hum.