Video Transformasi Operasional Bendungan dengan IoT: Perancangan Waduk Multi-Purpose Arduni di Era Green Energy
Ciptaan ini berupa dokumen inovasi pengelolaan Bendungan Arduni yang mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efektivitas pemantauan, pengaturan debit air, dan keamanan infrastruktur bendungan. Pendekatan IoT digunakan untuk mengatasi berbagai tantangan pengelolaan bendungan konvensional, seperti keterbatasan pemantauan debit air, risiko kebocoran, dan distribusi air yang kurang efisien. Sistem ini memanfaatkan sensor yang ditempatkan di titik strategis untuk mengirimkan data secara real time ke pusat kendali, sehingga memungkinkan pengawasan yang lebih akurat, deteksi dini kerusakan, serta pengambilan keputusan berbasis data. Bendungan Arduni dirancang sebagai waduk multipurpose yang memenuhi kebutuhan irigasi 5.000 ha, penyediaan air minum minimal 90 liter/detik, dan pembangkit listrik berkapasitas minimal 500 kW. Selain itu, bendungan ini mendukung pariwisata dan budidaya perikanan melalui perencanaan tata ruang yang terintegrasi. Konsep green energy juga dihadirkan melalui penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan panel surya berkapasitas 2.000 WP untuk mendukung efisiensi energi terbarukan. Dengan inovasi ini, Bendungan Arduni tidak hanya menjadi pengendali banjir, tetapi juga pusat penyediaan air, energi bersih, dan pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
