Dalam bahasa Sansekerta, istilah "vātāyana pandu" dapat diterjemahkan sebagai "anyaman daun pandan". Kata "vātāyana" berasal dari kata "vātā" yang berarti "daun" sedangkan "ayana" yang berarti "anyaman" serta "pandu" yang berarti "pandan". Tari ini terinspirasi dari kehidupan sehari-hari para pengrajin pandan di daerah Padukuhan Soropadan, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul yang merajut daun-daun pandan menjadi karya seni atau barang-barang seperti tas dan topi.
Pencipta/Pendesain/Inventor:
Maimunah Nur Halimah, Dr. Dra. Ni Nyoman Seriati, M.Hum.