Memperkuat Ekosistem Inovasi UNY melalui Model Triple Helix: Sinergi Perguruan Tinggi, Industri, dan Pemerintah untuk Pengembangan Unit Usaha Berbasis Inovasi

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi inovasi menjadi nilai ekonomi melalui pengembangan unit usaha berbasis inovasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Kemitraan dan Komersialisasi Income Generating UNY Tahun 2026 yang mengangkat tema strategis “Model Triple Helix (University–Industry–Government) dalam Pengembangan Unit Usaha Berbasis Inovasi di UNY”.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 08.00–12.00 WIB bertempat di Ballroom I, UNY Hotel Karangmalang ini menjadi ruang strategis bagi sivitas akademika, pengelola unit usaha, serta para pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan Triple Helix, UNY mendorong keterhubungan yang lebih kuat antara perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, dunia industri sebagai mitra hilirisasi dan pengguna hasil inovasi, serta pemerintah sebagai pengarah kebijakan sekaligus fasilitator penguatan ekosistem ekonomi berbasis pengetahuan.
Dalam workshop tersebut, hadir tiga institusi strategis sebagai narasumber yang memberikan perspektif dan pengalaman dalam pengembangan kemitraan serta komersialisasi inovasi, yaitu Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) DIY, serta Dinas Pariwisata DIY.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM DIY menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan dan model bisnis bagi unit usaha agar mampu berkembang secara profesional serta memiliki daya saing. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai penghasil inovasi, tetapi juga perlu membangun mekanisme pengelolaan usaha yang mampu menjawab kebutuhan pasar dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Sementara itu, BAPPERIDA DIY menekankan bahwa inovasi harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menciptakan riset dan inovasi yang tidak berhenti pada tahap pengembangan konsep, tetapi mampu diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari perspektif sektor pariwisata, Dinas Pariwisata DIY menyoroti peluang besar pengembangan inovasi berbasis potensi lokal, kreativitas, dan ekonomi pengalaman. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri pariwisata menjadi kunci dalam menciptakan produk dan layanan inovatif yang memiliki nilai tambah serta mampu memperkuat daya tarik destinasi wisata.
Direktur Inovasi dan Usaha UNY menyampaikan bahwa pengembangan income generating di lingkungan perguruan tinggi tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan pendapatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperluas dampak inovasi. Unit usaha berbasis inovasi diharapkan mampu menjadi jembatan antara hasil riset, kebutuhan masyarakat, dan peluang industri.
“Perguruan tinggi memiliki sumber daya pengetahuan, talenta, dan hasil inovasi yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana mengelola potensi tersebut menjadi produk, layanan, dan model usaha yang memiliki kebermanfaatan luas. Melalui pendekatan Triple Helix, UNY berupaya membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah dan dunia usaha agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar salah satu pimpinan UNY dalam kegiatan tersebut.
Workshop ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kemitraan antara UNY dengan berbagai pihak eksternal. Melalui forum diskusi dan berbagi pengalaman, peserta mendapatkan wawasan mengenai strategi membangun kerja sama, mengidentifikasi peluang komersialisasi, serta mengembangkan unit usaha yang berbasis pada keunggulan akademik dan kebutuhan pasar.
Ke depan, UNY berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem inovasi yang adaptif dan kolaboratif. Implementasi model Triple Helix diharapkan mampu mempercepat proses hilirisasi inovasi, memperkuat kemandirian kelembagaan, serta menjadikan universitas sebagai pusat penciptaan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Melalui Workshop Kemitraan dan Komersialisasi Income Generating UNY Tahun 2026, UNY menegaskan langkahnya dalam membangun universitas yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif menciptakan inovasi yang berdampak melalui kemitraan strategis bersama pemerintah dan dunia industri.