DIU UNY Matangkan Pendampingan Startup dan Valuasi Paten, Perkuat Hilirisasi Inovasi Menuju Komersialisasi

Direktorat Inovasi dan Usaha (DIU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem inovasi yang berorientasi pada hilirisasi hasil riset dan pengembangan usaha berbasis teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Koordinasi Persiapan Pendampingan Coaching Startup dan Valuasi Paten yang diselenggarakan pada Senin (13/7/2026) di Ruang Rapat Staf Ahli DIU, Rektorat UNY.

Rapat koordinasi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Direktorat Inovasi dan Usaha beserta tim pelaksana program inkubasi bisnis dan hilirisasi inovasi. Pertemuan difokuskan pada pemantapan konsep pelaksanaan kegiatan pendampingan, penyusunan mekanisme coaching startup, serta strategi pelaksanaan valuasi paten yang akan melibatkan para inventor, tenant startup, dan mitra profesional.

Dalam pembahasan, tim menyusun berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari penetapan jadwal kegiatan, pemetaan peserta, penyusunan materi pendampingan, hingga penentuan narasumber dan pendamping yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan bisnis berbasis inovasi. Selain itu, dilakukan pula sinkronisasi tahapan pelaksanaan agar proses coaching startup dan valuasi paten berjalan secara terpadu sebagai bagian dari program hilirisasi riset di lingkungan UNY.

Program coaching startup dirancang untuk memberikan pendampingan secara intensif kepada tenant binaan agar mampu menyusun model bisnis yang lebih matang, meningkatkan kesiapan produk menuju pasar, serta memperkuat strategi komersialisasi. Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek kewirausahaan, tetapi juga pada penguatan kapasitas manajemen usaha, validasi pasar, strategi investasi, hingga penyusunan rencana pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Di sisi lain, kegiatan valuasi paten menjadi tahapan strategis dalam mengidentifikasi nilai ekonomi dari kekayaan intelektual yang dihasilkan sivitas akademika UNY. Melalui proses valuasi, paten diharapkan memiliki dasar penilaian yang objektif sehingga dapat dimanfaatkan sebagai aset dalam kerja sama industri, lisensi teknologi, investasi, maupun pembentukan perusahaan rintisan (startup dan spin-off) berbasis hasil penelitian.

Koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarprogram di lingkungan DIU, sehingga proses inkubasi bisnis, perlindungan kekayaan intelektual, hingga komersialisasi inovasi dapat berjalan secara berkesinambungan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi hasil penelitian menjadi produk dan layanan yang memiliki daya saing serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia industri.

Melalui persiapan yang matang, DIU UNY optimistis pelaksanaan Coaching Startup dan Valuasi Paten Tahun 2026 akan menjadi salah satu program strategis dalam memperkuat budaya inovasi dan kewirausahaan di lingkungan universitas. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UNY dalam meningkatkan kualitas hilirisasi riset, memperluas jejaring kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, serta mendorong lahirnya startup inovatif yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

Dengan semakin terintegrasinya pembinaan startup dan pengelolaan kekayaan intelektual, DIU UNY terus menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekosistem inovasi kampus yang tidak hanya menghasilkan penelitian berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang siap dikomersialisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.