OxyPot, Inovasi Mahasiswa Dampingan Inkubator Bisnis UNY untuk Mendukung Kualitas Udara dalam Ruangan

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program Inkubator Bisnis terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif dan inovatif menjadi rintisan usaha yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Salah satu inovasi mahasiswa yang dikembangkan dalam ekosistem pendampingan tersebut adalah OxyPot, perangkat pemurni udara yang memadukan teknologi mikroalga, sensor pintar, dan desain modern.

OxyPot dikembangkan sebagai perangkat yang tidak hanya berfungsi untuk mendukung kualitas udara dalam ruangan, tetapi juga mengedepankan aspek estetika dan keberlanjutan. Produk ini memanfaatkan mikroalga sebagai media biologis untuk menyerap karbon dioksida (CO₂) dan menghasilkan oksigen (O₂) melalui proses fotosintesis. Kehadiran sensor pintar menjadi bagian dari teknologi yang digunakan untuk mendukung fungsi pemurnian udara pada perangkat tersebut.

Melalui pendampingan dalam program Inkubator Bisnis UNY, pengembangan OxyPot menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan inovasi yang memiliki potensi untuk diterapkan dan dikembangkan sebagai produk usaha. Tim pengembang OxyPot terdiri atas mahasiswa dan desainer industri muda yang menggabungkan pendekatan teknologi dengan desain produk yang sesuai dengan kebutuhan ruang modern.

OxyPot dirancang untuk digunakan di berbagai ruang, seperti ruang kerja, ruang belajar, ruang baca, maupun ruang santai di rumah. Produk ini menyasar masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kualitas udara sekaligus menginginkan perangkat yang dapat menyatu dengan estetika interior.

Selain fungsi pemurnian udara, OxyPot juga dilengkapi fitur aroma alami yang memungkinkan pengguna menambahkan essential oil atau ekstrak alami. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman ruang yang lebih nyaman melalui aroma seperti lavender, citrus, atau eucalyptus.

Pengembangan OxyPot dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan terhadap kualitas udara dalam ruang tertutup, terutama seiring dengan semakin banyaknya aktivitas bekerja dan belajar yang dilakukan di dalam ruangan. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif yang menggabungkan fungsi pemurnian udara, estetika, efisiensi, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu perangkat.

Cara kerja OxyPot relatif sederhana. Perangkat ditempatkan pada ruang yang diinginkan dan dioperasikan menggunakan tombol on/off. Ketika kadar CO₂ meningkat, mikroalga di dalam unit melakukan proses fotosintesis dan menghasilkan oksigen. Agar dapat berfungsi secara optimal, pengguna perlu melakukan perawatan secara berkala, antara lain dengan mengganti media mikroalga satu hingga dua kali dalam sebulan serta memastikan ketersediaan cahaya dan aerasi sesuai petunjuk penggunaan.

OxyPot juga dirancang dengan pendekatan desain minimalis sehingga dapat berfungsi sebagai bagian dari elemen dekoratif ruangan. Perpaduan antara teknologi mikroalga, sensor pintar, dan desain modern menjadikan OxyPot sebagai salah satu contoh inovasi mahasiswa yang mengintegrasikan aspek teknologi, lingkungan, dan kebutuhan gaya hidup masyarakat modern.

Pengembangan OxyPot menjadi salah satu bentuk nyata upaya Inkubator Bisnis UNY dalam mendampingi mahasiswa mengembangkan inovasi dan potensi kewirausahaan. Melalui ekosistem inkubasi, mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan gagasan, menguji konsep produk, serta mengarahkan inovasinya agar memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha.

Kehadiran OxyPot menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa dapat berangkat dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kemudian dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah. UNY melalui Inkubator Bisnis terus mendorong lahirnya berbagai rintisan usaha mahasiswa yang inovatif, kreatif, dan memiliki kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan.