Terrarium.qu, Inovasi Dekorasi Hijau Mahasiswa Dampingan Inkubator Bisnis UNY Melaju ke KMI Expo XVI 2025

Yogyakarta – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui program Inkubator Bisnis dan Inovasi Start-Up terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif menjadi rintisan usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Salah satu usaha mahasiswa yang mendapatkan pendampingan melalui program tersebut adalah Terrarium.qu, inovasi dekorasi ruangan hijau yang memadukan unsur lingkungan, alam, dan budaya.

Terrarium.qu dikembangkan oleh lima mahasiswa UNY, yaitu Muhamad Rizky Hadiningrat dari Program Studi Fisika, Dian Narmada Asri dari Pendidikan Kimia, Fiqry Prayoga dan Rizki Aulia Apliananta dari Pendidikan Kriya, serta Alifia Salsabiila Putri Maharani dari Pendidikan Ekonomi. Tim tersebut mengembangkan konsep tanaman hias khas hutan hujan tropis yang ditempatkan dalam wadah kaca sebagai alternatif dekorasi hijau untuk ruang dalam.

Pengembangan Terrarium.qu dilatarbelakangi oleh keterbatasan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Melalui konsep terarium, tim berupaya menghadirkan nuansa alam dalam ruangan dengan tetap memperhatikan aspek estetika. Produk ini juga mengangkat falsafah Memayu Hayuning Bawana, yang dimaknai sebagai upaya memperindah dan menjaga keharmonisan dunia.

Selain berfungsi sebagai dekorasi, Terrarium.qu dikembangkan sebagai media yang dapat memberikan pengalaman relaksasi bagi penggunanya. Tanaman hias khas hutan hujan tropis di dalam wadah kaca dirancang untuk menghadirkan suasana yang lebih segar dan menenangkan di dalam ruangan.

Untuk memberikan pilihan kepada konsumen, Terrarium.qu tersedia dalam dua varian, yaitu ready to display atau siap pajang dan kit yang dapat dirakit sendiri oleh konsumen. Kedua varian tersebut tersedia dalam tiga pilihan ukuran, yaitu medium, premium, dan spesial.

Setiap produk Terrarium.qu dilengkapi tanaman hias seperti pakis, Crypthantus, Fittonia, dan Moss. Produk juga dilengkapi berbagai media tanam, antara lain pasir malang, pasir pantai, pasir silika, sekam, dan cocopeat. Konsumen juga mendapatkan peralatan untuk menanam dan merawat tanaman, aksesori dekoratif, serta kartu panduan perawatan dan penanaman.

Dalam pengembangan usahanya, tim Terrarium.qu juga melibatkan petani dan pengrajin lokal di Yogyakarta sebagai bagian dari rantai pasok produk. Tim juga membangun kolaborasi dengan organisasi yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan, serta memasarkan produk melalui kanal online dan offline. Strategi pemasaran diperkuat melalui media sosial, kegiatan pameran, edukasi, dan pengembangan jejaring kemitraan.

Dari sisi pengembangan usaha, Terrarium.qu telah memperoleh sejumlah capaian. Usaha ini dinyatakan layak untuk dikembangkan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dan mendapatkan kesempatan pendanaan tahap awal. Terrarium.qu juga berhasil melaju ke KMI Expo XVI 2025 di Universitas Tidar, Magelang, bersama ratusan perguruan tinggi dan kelompok usaha lainnya.

Selain itu, Terrarium.qu dinyatakan lolos dalam program Inkubator Bisnis dan Inovasi Start-Up yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta. Prestasi tersebut semakin diperkuat dengan keberhasilan tim meraih Juara I kategori Produk Kreatif dalam Lomba Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (LIKMI)yang diselenggarakan oleh UNY.

Keberhasilan Terrarium.qu menjadi salah satu contoh perkembangan usaha mahasiswa yang didukung melalui ekosistem kewirausahaan UNY. Melalui Inkubator Bisnis dan Inovasi Start-Up, mahasiswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide, menguji kelayakan usaha, memperkuat produk, membangun jejaring, serta meningkatkan daya saing rintisan usaha.

Kehadiran Terrarium.qu menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa dapat dikembangkan dari persoalan sederhana di lingkungan sekitar menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membawa pesan keberlanjutan. Dengan memadukan tanaman, desain, unsur budaya, dan pemberdayaan pelaku lokal, Terrarium.qu menjadi salah satu rintisan usaha mahasiswa UNY yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Melalui berbagai program pendampingan kewirausahaan, UNY melalui Direktorat Inovasi dan Usaha (DIU) terus mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya mampu menghasilkan gagasan inovatif, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan gagasan tersebut menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.