Tak Sekadar Inovatif, UNYVerse 2026 Dorong Startup Kampus Tertib Legalitas dan Lindungi Kekayaan Intelektual

  

YOGYAKARTA — Inovasi yang hebat tidak cukup hanya dengan gagasan kreatif dan produk yang menjanjikan. Legalitas usaha yang kuat serta perlindungan kekayaan intelektual menjadi fondasi penting agar inovasi dapat berkembang, memiliki daya saing, dan siap memasuki pasar. Semangat inilah yang diusung Direktorat Inovasi dan Usaha Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Pelatihan Legalitas Usaha dan Perlindungan Kekayaan Intelektual Program Kembara UNYVerse Tahun 2026, Kamis (15/10/2026).

Mengangkat tema “Penguatan Legalitas Usaha dan Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Mendukung Pengembangan dan Hilirisasi Inovasi”, kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung di Ruang Teater, Gedung Sugeng Mardiyono Lantai 3, Sekolah Pascasarjana UNY. Pelatihan dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai aspek hukum dan strategi perlindungan inovasi sebagai bagian dari perjalanan membangun usaha yang profesional dan berkelanjutan.

Tiga narasumber dihadirkan untuk membahas aspek legalitas dan kekayaan intelektual dari sudut pandang yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, Janu Muhammad, Founder & Director @sayursleman.id, menyampaikan materi “Legalitas Usaha dan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi Pengembang Inovasi”. Materi ini menyoroti pentingnya pemahaman terhadap legalitas usaha dan perizinan sebagai bekal bagi pengembang inovasi dalam menjalankan serta mengembangkan kegiatan bisnis.

Memasuki sesi kedua, Aris Stiyawan membawakan materi “Perlindungan Kekayaan Intelektual: Paten, Merek, Hak Cipta, dan Desain Industri”. Pembahasan diarahkan pada pengenalan berbagai bentuk perlindungan kekayaan intelektual yang dapat digunakan untuk menjaga hasil kreativitas, identitas produk, dan keunggulan inovasi. Pemahaman ini menjadi penting agar karya dan produk yang dikembangkan memiliki perlindungan yang sesuai dengan karakteristiknya.

Sementara itu, sesi ketiga menghadirkan Widi Fajar Widyatmoko dengan materi “Strategi Pemanfaatan Kekayaan Intelektual dan Aspek Hukum Kerja Sama Komersialisasi Inovasi”. Sesi ini mengangkat perspektif yang lebih strategis, yakni bagaimana kekayaan intelektual tidak hanya dilindungi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja sama, memperluas pasar, dan menciptakan nilai ekonomi melalui komersialisasi inovasi.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendorong peserta Program Kembara UNYVerse 2026 untuk melihat pengembangan usaha secara lebih menyeluruh. Inovasi perlu disertai kesiapan legalitas, strategi perlindungan aset intelektual, serta pemahaman terhadap aspek hukum dalam membangun kemitraan bisnis. Ketiganya menjadi bekal agar proses pengembangan produk tidak berhenti pada tahap penciptaan, tetapi dapat berlanjut menuju pemanfaatan yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Inovasi dan Usaha UNY terus memperkuat ekosistem kewirausahaan dan hilirisasi inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Dengan legalitas yang tertata dan kekayaan intelektual yang terlindungi, inovasi diharapkan tidak hanya menjadi karya yang membanggakan, tetapi juga mampu tumbuh sebagai solusi bernilai tambah yang siap bersaing di pasar.