Dari Kampus ke Industri, Peserta Hackathon Kembara UNYVerse 2026 Asah Inovasi di Tiga Mitra Strategis

  

YOGYAKARTA — Inovasi tidak lahir hanya dari gagasan, tetapi juga dari kemampuan membaca kebutuhan nyata dan memahami tantangan di lapangan. Semangat tersebut menjadi landasan kegiatan kunjungan tim peserta ke tiga mitra industri dalam rangkaian Hackathon Deeptech Kembara UNYVerse 2026, Selasa (20/10/2026).

Diselenggarakan oleh Direktorat Inovasi dan Usaha Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kegiatan ini mengajak peserta untuk melihat lebih dekat ekosistem industri, teknologi, dan pengembangan produk. Peserta diberangkatkan bersama dari kampus UNY dengan titik kumpul di Patung Kembara menuju tiga mitra, yaitu PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI), PT STECHOQ Robotika Indonesia, dan CV Astoetik Indonesia.

Kunjungan pertama dilaksanakan di PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri, yang berlokasi di Kalasan, Sleman. Perusahaan ini menjadi salah satu mitra strategis dalam pengembangan wawasan peserta mengenai industri manufaktur dan penerapan teknologi dalam proses produksi. Melalui kunjungan tersebut, peserta berkesempatan mengenali lingkungan industri sekaligus memahami pentingnya ketepatan proses, kualitas produk, dan kebutuhan pengguna dalam pengembangan inovasi.

Selanjutnya, peserta mengunjungi PT STECHOQ Robotika Indonesia di Godean, Sleman. Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan robotika ini menjadi ruang pembelajaran untuk memperluas perspektif peserta mengenai pengembangan teknologi, rekayasa produk, serta peluang penerapan inovasi untuk menjawab persoalan di berbagai sektor. Pengalaman ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk mengembangkan gagasan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan memiliki potensi untuk diterapkan.

Kunjungan berikutnya berlangsung di CV Astoetik Indonesia, yang berlokasi di Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Melalui pertemuan dengan mitra ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenali perspektif pengembangan produk kreatif dan peluang inovasi berbasis kebutuhan pasar. Interaksi dengan pelaku usaha menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana sebuah gagasan dapat diterjemahkan menjadi produk yang memiliki identitas, daya tarik, serta nilai ekonomi.

Ketiga kunjungan tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi bagi tim peserta Hackathon Deeptech Kembara UNYVerse 2026. Industri manufaktur, teknologi robotika, dan usaha kreatif menawarkan konteks permasalahan yang beragam untuk dipelajari dan dijadikan inspirasi dalam proses pengembangan solusi. Dengan berhadapan langsung dengan lingkungan mitra, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan, menggali peluang, serta mempertajam relevansi ide yang akan dikembangkan.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem inovasi. Tantangan nyata dari dunia industri dapat menjadi titik awal bagi lahirnya solusi berbasis teknologi yang lebih aplikatif, terukur, dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Melalui kunjungan mitra ini, Direktorat Inovasi dan Usaha UNY mendorong peserta untuk melampaui pola pikir yang hanya berorientasi pada penciptaan ide. Peserta diharapkan mampu menghubungkan kreativitas dengan kebutuhan pengguna, kelayakan pengembangan, serta peluang pemanfaatan dan komersialisasi.

Dari kampus menuju industri, Hackathon Deeptech Kembara UNYVerse 2026 menjadi ruang bagi peserta untuk belajar dari persoalan nyata, membangun kolaborasi, dan menyiapkan inovasi yang berpotensi memberikan dampak bagi masyarakat maupun dunia usaha.